Teknologi yang Membebaskan
Kapan sebuah teknologi diterima oleh oleh pasar?
Fernand Braudel, seorang ahli sejarah memberikan kata kunci : freedom.
Teknologi akan diterima masyarakat bila memberikan suatu kebebasan baru. Mari kita ambil contoh mesin ATM (Automatic Teller Machine). Sebelum ditemukannya ATM bila seseorang ingin mengambil uang tunai maka dia harus datang ke kantor bank pada hari kerja dan jam kerja. Ini menimbulkan kerepotan tersendiri karena memerlukan waktu khusus yang terkadang sangat lama karena antri. Belum lagi bila ada keperluan mendadak di malam hari atau saat libur. Hadirnya mesin ATM menjadi solusi atas masalah tersebut, kita dapat mengambil uang tunai kapan pun (kecuali saat uang di dalam mesin habis!). ATM meluaskan batas-batas kemungkinan aktivitas seseorang.
Apakah teknologi yang meluaskan batas kemungkinan manusia selalu akan diterima pasar? Belum tentu. Braudel memberikan hint yang ke dua : teknologi itu harus menjadi bagian aktivitas sehari-hari. Kita kaji kembali mesin ATM. Pada awal mesin ATM diperkenalkan, maka hanya sedikit sekali yang mau memakai. Sebuah bank bahkan 'memaksa' nasabahnya untuk menggunakan ATM dengan cara memberikan biaya transaksi bila melakukan transfer uang lewat teller, dan menggratiskannya bila transfer lewat ATM. Sepuluh tahun kemudian bank yang tidak mempunyai ATM akan dipandang aneh. Mesin ATM berhasil diterima pasar karena berkaitan dengan 'daily activities'.
Jadi untuk memastikan agar teknologi digunakan oleh pasar diperlukan dua syarat : meluaskan batas kemungkinan, dan menjadi bagian aktifitas sehari-hari.
Fernand Braudel, seorang ahli sejarah memberikan kata kunci : freedom.
Teknologi akan diterima masyarakat bila memberikan suatu kebebasan baru. Mari kita ambil contoh mesin ATM (Automatic Teller Machine). Sebelum ditemukannya ATM bila seseorang ingin mengambil uang tunai maka dia harus datang ke kantor bank pada hari kerja dan jam kerja. Ini menimbulkan kerepotan tersendiri karena memerlukan waktu khusus yang terkadang sangat lama karena antri. Belum lagi bila ada keperluan mendadak di malam hari atau saat libur. Hadirnya mesin ATM menjadi solusi atas masalah tersebut, kita dapat mengambil uang tunai kapan pun (kecuali saat uang di dalam mesin habis!). ATM meluaskan batas-batas kemungkinan aktivitas seseorang.Apakah teknologi yang meluaskan batas kemungkinan manusia selalu akan diterima pasar? Belum tentu. Braudel memberikan hint yang ke dua : teknologi itu harus menjadi bagian aktivitas sehari-hari. Kita kaji kembali mesin ATM. Pada awal mesin ATM diperkenalkan, maka hanya sedikit sekali yang mau memakai. Sebuah bank bahkan 'memaksa' nasabahnya untuk menggunakan ATM dengan cara memberikan biaya transaksi bila melakukan transfer uang lewat teller, dan menggratiskannya bila transfer lewat ATM. Sepuluh tahun kemudian bank yang tidak mempunyai ATM akan dipandang aneh. Mesin ATM berhasil diterima pasar karena berkaitan dengan 'daily activities'.
Jadi untuk memastikan agar teknologi digunakan oleh pasar diperlukan dua syarat : meluaskan batas kemungkinan, dan menjadi bagian aktifitas sehari-hari.
